Hubungan Shaping dan Chaining dengan Binatang Sirkus

Shaping adalah Suatu tingkah laku yang di bentuk dengan pendekatan-pendekatan yang dekat untuk menghasilkan suatu respon yang di inginkan atau yang di harapkan.

 

Shaping dapat di hubungkan dengan binatang sirkus, seperti yang kita tau bahwa binatang yang ada di sirkus itu sudah di latih dengan keras agar dapat memberikan pertunjukan yang spektakuler. Pelatih memakai shaping ini untuk melatih binatang sirkus. Contohnya saja seperti gajah, gajah di latih untuk berdiri di atas bangku dengan 1 kaki, bukan cara yang gampang untuk membuat si gajah melakukan ini, pelatih akan memberikan reward seperti makanan ketika gajah dapat melakukan hal tersebut, kejadian ini terjadi secara berulang sampai akhirnya gajah mengerti ketika ia berdiri di atas bangku dengan satu kaki, gajah akan mendapatkan makanan, maka ia akan melakukan hal tersebut. Pelatih juga hanya mengajarkan berdiri di atas bangku dengan satu kaki, dan pelatihan ini di sebut shaping karena pengajarannya tidak continue, nah yang continue ini yang di sebut Chaining.

 

 

Chaining adalah suatu tingkah laku yang di bentuk untuk menjadi suatu tingkah laku yang berurut dengan mengarahkan respon-respon yang ada.

 

Chaining juga dapat di hubungkan dengan sirkus. Seperti yang di jelaskan dalam shaping yaitu binatang akan melakukan sesuatu yang di ajarkan pelatih jika mendapat reward, maka dari itu pelatih akan memberikan reward jika ia melakukan apa yang di suruh pelatih. Contohnya seperti seekor monyet yang pertama melakukan akrobat di atas panggung, lalu monyet tersebut berjalan di atas balok keseimbangan setelah selesai maka monyet akan membungkukkan badannya untuk mengucapkan terimakasih. Tentu saja ini bukan hal yang mudah. Berbeda dengan shaping, chaining harus melakukan suatu tingkah laku yang berurutan. Awal mulanya pasti pelatih memberikan pelatihan sampai si monyet pandai atau mahir untuk melakukan akrobat, setelah mahir, monyet akan di latih untuk berjalan di atas balok keseimbangan, lalu akan memberikan ucapan terimakasih, pelatih akan melakukan ini secara terus menerus dan berulang-ulang sampai binatang tersebut dapat melakukan itu semua, dan yang pastinya pelatih mempunyai reward seperti makanan agar binatang tersebut terdorong untuk melakukan apa yang di suru oleh pelatih.

~ by deepblue87 on September 5, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: